Skip to main content

Kebiasaan minum minuman manis di malam hari ternyata tidak sepele. Banyak orang menganggapnya hanya sekadar pelepas dahaga atau penutup hari, padahal dampak jangka panjangnya bisa serius bagi kesehatan. Para ahli gizi dan medis menekankan bahwa konsumsi gula pada malam hari justru lebih berisiko karena metabolisme tubuh sedang melambat.

Gangguan Tidur yang Sering Terjadi

Salah satu bahaya utama minum minuman manis di malam hari adalah gangguan tidur. Kadar gula yang tinggi membuat tubuh tetap terjaga karena energi melonjak. Akibatnya, orang yang mengonsumsi minuman manis menjelang tidur sering mengalami susah tidur atau tidur gelisah.

Menurut penelitian dari National Sleep Foundation, lonjakan gula darah di malam hari dapat meningkatkan risiko insomnia. Kadar gula yang naik lalu turun drastis saat tidur juga bisa menyebabkan seseorang terbangun di tengah malam.

Risiko Kenaikan Berat Badan

Malam hari adalah waktu ketika aktivitas fisik sangat berkurang. Kalori dari gula yang masuk ke dalam tubuh tidak terbakar secara optimal. Kondisi ini membuat gula lebih mudah berubah menjadi lemak yang menumpuk di perut, paha, dan bagian tubuh lain.

Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan konsumsi gula berlebih berkaitan erat dengan peningkatan obesitas global. Minum minuman manis sebelum tidur menjadi salah satu penyumbang terbesar karena tubuh tidak memiliki kesempatan membakar kalori tambahan.

Diabetes dan Penyakit Jantung Mengintai

Bahaya minum minuman manis di malam hari tidak berhenti pada kenaikan berat badan. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Gula berlebih yang tidak terpakai menyebabkan resistensi insulin. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berujung pada gangguan metabolisme serius.

American Heart Association juga menyebutkan konsumsi gula berlebih setiap hari, apalagi di malam hari, bisa memperbesar risiko penyakit jantung. Kombinasi obesitas, gula darah tinggi, dan tekanan darah yang tidak stabil memperburuk kondisi jantung dan pembuluh darah.

Masalah Pencernaan yang Mengganggu

Banyak orang tidak menyadari bahwa minuman manis seperti soda atau minuman energi juga memicu gangguan pencernaan. Kandungan karbonasi, kafein, dan pemanis buatan bisa menyebabkan perut kembung, refluks asam lambung, atau rasa tidak nyaman di malam hari.

Dokter spesialis penyakit dalam dari Mayo Clinic menjelaskan konsumsi minuman manis menjelang tidur dapat memperparah gejala GERD atau asam lambung naik. Kondisi ini menyebabkan rasa panas di dada dan gangguan tidur berkepanjangan.

Bahaya Bagi Kesehatan Gigi

Bahaya lain yang sering diabaikan adalah dampak pada kesehatan gigi. Sisa gula yang menempel di gigi di malam hari menjadi makanan utama bakteri. Tanpa kebiasaan sikat gigi setelah mengonsumsi minuman manis, risiko gigi berlubang meningkat tajam.

Ikatan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) mengingatkan bahwa konsumsi minuman manis di malam hari adalah salah satu faktor utama meningkatnya kasus karies gigi pada orang dewasa dan anak-anak.

Gangguan Metabolisme Tubuh

Tubuh memiliki ritme sirkadian yang mengatur jam biologis. Pada malam hari, metabolisme bekerja lebih lambat. Saat gula masuk di waktu tersebut, sistem metabolisme terganggu dan hormon tubuh menjadi tidak seimbang.

Penelitian di Harvard Medical School menunjukkan konsumsi gula pada waktu malam berkorelasi dengan gangguan ritme sirkadian. Hal ini bisa berdampak pada gangguan metabolisme jangka panjang termasuk sindrom metabolik.

Alternatif Minuman Sehat di Malam Hari

Meski berbahaya, bukan berarti tidak ada solusi. Mengganti minuman manis dengan pilihan yang lebih sehat dapat membantu tubuh tetap terhidrasi tanpa menimbulkan risiko. Beberapa alternatif yang direkomendasikan ahli antara lain:

  • Air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi.
  • Susu rendah lemak yang kaya kalsium dan protein.
  • Teh herbal tanpa gula yang menenangkan tubuh.
  • Infused water dengan potongan buah segar.

Alternatif ini tidak hanya aman diminum malam hari, tetapi juga mendukung kualitas tidur dan kesehatan jangka panjang.

Kesimpulan

Bahaya minum minuman manis malam hari bukan sekadar mitos. Efeknya nyata dan berdampak langsung pada kualitas tidur, berat badan, kesehatan gigi, hingga risiko penyakit kronis. Mengurangi atau menghindari kebiasaan ini adalah langkah bijak untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Jika ingin mengetahui informasi kesehatan lain yang relevan, pembaca bisa membaca artikel terkait di Olam News tentang kebiasaan pola makan malam hari yang juga berpengaruh pada metabolisme tubuh.

Leave a Reply